Dewan Penasihat

Gustaaf A. Lumiu
Gustaf Lumiu merupakan seorang ahli dalam bidang manajemen keuangan, manajemen proyek, kemitraan publik-swasta, perusahaan sosial dan pembiayaan inovatif. beliau sudah lebih dari empat puluh tahun dalam mengelola program pembangunan.
Beliau terlibat dalam beberapa proyek diantaranya yaitu Proyek Multilateral Kerja sama CTI CFF, ASEAn, Bank Dunia dan UNDP; Kerja sama Proyek Bilateral USAID, UKAid, GTZ dan AUSAid; Proyek Pembangunan Nasional: Bappenas, MoE, Kementerian Kehutanan; serta Proyek Pembangunan Provinsi: KEPRI Provinsi. Beliau juga pernah menduduki posisi sebagai manajerial di beberapa lembaga seperti CTI CFF, Sekretariat ASEAN, Yayasan KEHATI, HRA Corp, Pact dan Inc. Beliau pernah terlibat sebagai Penasihat Teknis di UNDP, GTZ, Hatfield, Bappenas, ICCTF dan CII.
Beliau juga banyak terlibat dalam berbagai kegiatan yakni sebagai pembicara dalam seminar, Lokakarya, Kursus Forum Internasional terkait Keuangan Manajerial Lanjutan; Tanggung Jawab Sosial Perusahaan; Mekanisme pendanaan untuk masyarakat miskin dan marjinal; Strategi Keluar untuk LSM; Resolusi konflik; Strategi inisiatif masyarakat; Pengelolaan Sumber Daya Alam; Keanekaragaman Hayati dan Bisnis; Strategi Investasi Berkelanjutan; Sumber Daya Energi Berkelanjutan; serta Tata Kelola Laut Pertukaran Pembelajaran.

Chris Rotinsulu, M.Sc
Chris Rotinsulu adalah seorang profesional Manjemen Sumber daya Kelautan dengan pengalaman lapangan lebih dari 20 tahun dalam pengelolaan berbasis ekosistem laut, konservasi keanekaragaman hayati laut, pengelolaan perikanan berkelanjutan, pengawasan kawasan lindung, penelitian ekologi dan sosial-ekonomi, dan tata kelola sumber daya alam. Chris lulus dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Sam Ratulangi Manado, beliau meraih gelar master dalam Pengetahuan dan Manajemen Keanekaragaman Hayati Terumbu Karang Indonesia dari Delle Merche – Universitas Genoa, Ancona & Genoa, Italia. Beliau dianugerahi beasiswa Fullbright untuk studi PhD tentang Urusan Kelautan di University of Rhode Island, AS.
Pengalaman penelitian Chris meliputi ilmu konservasi ekosistem, pengelolaan perikanan berkelanjutan, ekonomi perikanan, penilaian lingkungan strategis (KLHS) dan penilaian efektivitas pengelolaan sumber daya laut dan pesisir termasuk pengelolaan KKL di Kawasan Segitiga Terumbu Karang.
Dalam kariernya, Chris telah mendukung organisasi pemerintah dan non-pemerintah di Indonesia dan luar negeri untuk mengembangkan kerangka tata kelola ekosistem laut termasuk pembentukan Kawasan Konservasi Laut (KKL), pembentukan jejaring KKL dan memfasilitasi pemerintah provinsi dan kabupaten untuk mengembangkan rencana pengelolaan berbasis ekosistem. Chris memberikan layanan konsultasi sebagai Penasihat Tata Kelola Perikanan, memberikan saran teknis untuk pengelolaan bersama perikanan di Kawasan Konservasi Perairan Misool Selatan di Raja Ampat, Papua Barat didukung oleh FAO. Chris juga membantu ADB untuk melakukan penilaian jangka menengah pelaksanaan proyek Coremap CTI di Bali dan Nusa Tenggara Barat. Dalam skala regional, Chris terlibat dalam penilaian kejahatan maritim di Laut Sulu Sulawesi, kerja sama tri-pihak antara Indonesia, Filipina dan Malaysia yang didukung oleh UNDP-UNODC. Portofolio panjangnya adalah dalam melakukan penelitian dan mengkoordinasikan proyek dan program Multi-stakeholder baik di tingkat lokal maupun regional.
Pengawas

Dr. Denny Karwur, MH
Denny Karwur adalah seorang ahli hukum. Beliau mendapat gelar sarjana Hukum di Universitas Sam Ratulangi Manado (1988), gelar Magister di Universitas Sam Ratulangi/Universitas Gadjah Mada (1998) dan gelar doktor di Institut Pertanian Bogor (2010).
Beliau memiliki banyak pengalaman terkait bidang hukum dalam menyusun peraturan-peraturan pengelolaan wilayah pesisir serta perlindungan lingkungan hidup di Sulawesi Utara. Beliau juga berpengalaman dalam mengikuti seminar dan mempresentasikan makalah di tingkat lokal, nasional serta internasional.
Direktur

Stephanus V. Mandagi, Ph.D
Stephanus V. Mandagie, Ph.D adalah seorang pemerhati masalah lingkungan pesisir dan perikanan serta perubahan iklim di Indonesia. Beliau mendapatkan gelar sarjana di Universitas Sam Ratulangi Manado (1992), gelar Master of Applied Science dari James Cook University di Australia (1999) dan gelar doktor dari Australian National University (2008).
Beliau sudah banyak terlibat dalam program penelitian dan pengelolaan kawasan konservasi perairan dengan melakukan kajian-kajian biodiversitas sumber daya dan capacity building dalam bidang perikanan dengan melakukan kajian stok ikan dan pengembangan harvest strategy, serta dalam upaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim dengan melakukan beberapa kajian dan kegiatan yang terkait dengan upaya pelestarian sumberdaya alam khususnya pesisir dan pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kapasitas personel pemerintah serta stakeholder. Beliau pernah menjadi pengelola ataupun konsultan dengan program atau proyek yang didanai pemerintah nasional dan internasional antara lain USAID-SEA, AUSAID, GAC dan beberapa donor internasional yang bekerja sama dengan NGO seperti YKAN (dulunya TNC), FAO, WWF, NSLIC dan WCS.
Sekretaris

Roger R. Tabalessy, M.Si
Roger Tabalessy adalah seorang dosen dan peneliti di Universitas Kristen Papua. Beliau meraih gelar sarjana dalam bidang biologi di Universitas Pattimura Ambon dan gelar magister dalam bidang perikanan khususnya pada pengelolaan ekosistem Mangrove dari Universitas Sam Ratulangi Manado.
Beliau berpengalaman dalam bidang penelitian dan pemberdayaan masyarakat bersama dengan LSM dan organisasi lainnya sudah lebih dari enam tahun. Beliau banyak melakukan penelitian meliputi bidang pengelolaan perikanan berkelanjutan, sosial ekonomi perikanan, tradisional knowledge masyarakat pesisir dan pengelolaan sumberdaya pesisir dan laut. Beliau juga terlibat sebagai konsultan atau peneliti dalam mendukung perikanan di Papua Barat dengan keterlibatan Lembaga Pemerintah maupun Non Pemerintah yakni USAID, WWF serta FAO.
Bidang Perikanan Berkelanjutan

Johnny Budiman, Ph.D
Johnny Budiman merupakan seorang peneliti dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Sam Ratulangi. Beliau menerima gelar sarjana di Universitas Sam Ratulangi, gelar magister di Insitut Pertanian Bogor dan Kagoshima University serta gelar doktor juga di Kagoshima University.
Beliau banyak terlibat dalam program penelitian seperti Teknologi Perikanan, Fish Aggregating Device (FAD) Bertenaga Solar Cell Di Perairan Kabupaten Kepulauan Sangihe Sulawesi Utara, Kapasitas Produksi Perikanan Tuna Kapal Ikan Dibawah 5 Gt Di Sulawesi Utara, Pengelolaan Perikanan Pendekatan Ekosistem (EAFM) berbasis status perikanan tuna di Kabupaten Gugusan pulau Sangihe. Beliau juga pernah terlibat sebagai koordinator di Pusat pembelajaran pendekatan ekosistem pengelolaan perikanan WPPNRI 716. Beliau masuk dalam komisi nasional pengkajian sumber daya ikan.
Bidang Konservasi Sumber Daya Perairan

Dr. Nego Elvis Bataragoa
Nego Bataragoa adalah seorang ahli dalam bidang kajian tentang ikan air tawar dan estuari. Beliau memperoleh gelar sarjana di Universitas Sam Ratulangi Manado, gelar Master in Marine Scince dari University of Rikyus Japan dan gelar doktor dari Universitas Brawijaya.
Beliau banyak terlibat dalam kerja sama penelitian antara lain terkait Karakteristik Lingkungan, Keanekaragaman Jenis Ikan dan Aktivitas Penangkapan Sumberdaya Ikan Danau Tondano Sulawesi Utara (KKP Badan Litbang Kelautan dan Perikanan); Kajian Bioekologi di Wilayah Pantai Pulau Obi Maluku Utara (Mega Surya Pratiwi), Pantai Teluk Weda Maluku Utara (IWIP-WEDA) dan Pantai Moroali Selatan Sulawesi Tengah (IMIP-MOROALI); kajian wilayah sensitive Lingkungan Perikanan dan Ekonomi Perikanan wilayah Morowali Sulawesi Tengah (IMIP-MOROALI); serta melakukan Ekspedisi Widya Nusantara (EWIN) Nusa Utara (Pusat Penelitian Oseanografi LIPI).
Ir. Jotham S. R. Ninef, M.Sc

Jotham adalah peneliti dengan pengalaman lebih dari 25 tahun di bidang pengelolaan dan konservasi sumber daya laut, ekologi sumber daya pesisir, dan ekologi terumbu karang. Sejak awal tahun 2000, beliau terlibat aktif berkolaborasi dengan berbagai pihak di tingkat provinsi dan nasional dalam mendukung program kemitraan laut dan pengkajian, perancangan pengelolaan dan pembentukan Taman Nasional Laut Sawu serta pengembangan kelautan beberapa kabupaten. kawasan konservasi (MCA) di Nusa Tenggara Timur.
Dalam 10 tahun terakhir, ia juga terlibat dalam kajian perikanan berkelanjutan dengan pendekatan ekosistem di kawasan konservasi laut. Selain pendidikan formal di Universitas Sam Ratulangi Manado Indonesia, Universita ‘Politecnica Delle Marche Ancona di Italia dan IPB University di Bogor Indonesia, ia telah mengumpulkan pengetahuan tentang isu-isu di atas melalui pengalamannya sebagai koordinator Program kemitraan laut NTT, tim pengkajian dan penetapan kawasan konservasi laut di NTT, perancangan pengelolaan dan penetapan kawasan konservasi laut di Laut Sawu, Badan Konservasi Laut Provinsi NTT, Persatuan Olahraga Selam Indonesia, Masyarakat Oseanografi Indonesia, dan Masyarakat Terumbu Karang Indonesia (ICRS).

Trifena Kindangen, S.Pi
Trifena adalah seorang lulusan dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan di Universitas Sam Ratulangi Manado. Trifena mengambil konsentrasi penelitian tentang nilai manfaat langsung dari suatu ekosistem terumbu karang di Desa Bahoi Kabupaten Minahasa Utara, yang merupakan sebuah langkah kecil dalam pengelolaan ekosistem pesisir khususnya terumbu karang di suatu daerah.

Dr. Kakaskasen Andreas Roeroe, SPi, MSc, PhD
Dr. Kakaskasen Andreas Roeroe, SPi, MSc, PhD, adalah seorang pakar kelautan senior dengan pengalaman lebih dari 25 tahun dalam penelitian dan pengelolaan ekosistem pesisir. Keahliannya meliputi ekologi terumbu karang, konservasi laut, serta pengelolaan kawasan pesisir. Dr. Roeroe menyelesaikan pendidikan doktoral dalam Applied Marine Environmental Studies di Tokyo University of Marine Science and Technology, Jepang, setelah sebelumnya meraih gelar di bidang Biologi Laut (Kyushu University) dan Ilmu Kelautan (Universitas Sam Ratulangi).
Ia merupakan seorang expert yang bekerja sama dengan berbagai pakar dari universitas terkemuka di Jepang, Tiongkok, dan kawasan Asia. Selain itu, ia juga aktif memberikan masukan dan dukungan teknis sebagai penasihat ahli bagi Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam pengembangan kebijakan kelautan dan perikanan. Penelitian Dr. Roeroe mencakup restorasi terumbu karang, ekosistem mesofotik, dampak perubahan iklim, serta pengembangan metode inovatif untuk menilai rekruitmen karang. Ia telah menerbitkan banyak publikasi ilmiah, terlibat dalam kolaborasi internasional, dan memegang sejumlah paten terkait teknologi rehabilitasi terumbu karang.
Bidang Ekowisata

Dr. Dwi Indah Widya Yanti
Dr. Dwi Indah adalah seorang ahli dalam pengelolaan pesisir dan ekowisata perairan. Beliau pernah terlibat dalam kegiatan penelitian terkait bidang perikanan dan pengelolaan pesisir. Beliau juga menulis buku tentang Ekowisata Mangrove. Dalam program Kedaireka Matching Fund 2023, beliau berperan sebagai leader di dalamnya. Program tersebut berkaitan dengan pengelolaan pariwisata berkelanjutan di Kepulauan Fam, Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat Daya.
Bidang Mitigasi Bencana

Mercy Rampengan, Ph.D
Mercy Rampengan merupakan seorang peneliti dengan fokus bidang keahliannya terkait dengan studi interdisiplin dan resilience pada manajemen bencana, kapasitas lokal dalam pengurangan risiko bencana, pendekatan partisipatif, serta studi pulau kecil dan pesisir. Mercy juga menjadi konsultan kebencanaan serta tenaga ahli pada Bappeda serta BPBD yang ada di Sulawesi Utara serta instansi swasta lainnya. Mercy juga aktif bergerak di bidang kemanusiaan sebagai Sekretaris PMI Provinsi Sulawesi Utara.
Bidang Komunikasi

Dra. Ely Andrianita
Ely Andrianita adalah seorang praktisi pengembangan. Beliau berpengalaman dalam sektor pengembangan internasional di Indonesia selama lebih dari 19 tahun. Keahliannya yakni dalam manajemen proyek; pengembangan organisasi; komunikasi strategis dengan komunikasi perubahan perilaku yang berpengalaman dan manajemen portofolio. Beliau juga telah berhasil mengembangkan rencana komunikasi strategis untuk berbagai proyek yang didanai oleh USAID, DFAT, NGO, dan organisasi kecil. Sebagai pemain yang lama dalam bidang pengembangan, beliau mengelola portofolio pengembangan skala kecil, menengah, dan besar yang didanai oleh donor-donor terkemuka.
Bendahara

Natalia Moningka, M.Si
Natalia Moningka adalah seorang ahli dalam bidang biologi konservasi dan biodiversitas. Beliau meraih gelar sarjana dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam di Universitas Negeri Manado dengan mengambil bidang kajian pembelajaran biologi konsep keanekaragaman hayati berbasis konservasi satwa endemik Sulawesi Utara. Beliau mendapat gelar magister dari Program Pascasarjana Magister Biologi di Universitas Negeri Manado dengan bidang kajian pelestarian lingkungan khususnya pertanian konservasi. Beliau aktif dalam kegiatan LSM dan proyek-proyek bidang konservasi seperti konservasi satwa endemik di daerah Sulawesi Utara.
Kepegawaian

Melissa Masengi, M.Si
Melissa Masengi merupakan seorang ahli yang berpengalaman dalam mengelola keuangan dan kepegawaian di Universitas Kristen Papua. Beliau juga terlibat dalam UKIP-SEA Project terkait pengelolaan keuangan.

Ahazia Imanuel Tampa, M.Si
Ahazia Tampa adalah seorang yang ahli dalam bidang kualitas air dan pencemaran air serta berpengalaman dalam bidang keuangan dan bancassurance financial advisors.
IT

Agnes Tenly Moningkey, M.Si
Agnes Moningkey adalah seorang profesional di bidang survei, pemetaan dan sistem informasi geografis. Beliau meraih gelar sarjana dari Fakultas Ilmu Sosial di Universitas Negeri Manado, gelar magister dalam bidang Ilmu Biologi di Universitas Negeri Manado dan saat ini sementara menempuh studi program doktor yang mengambil Konsentrasi Pengelolaan Wilayah Pesisir Terpadu Dan Ekowisata Pesisir di Universitas Sam Ratulangi Manado.
Beliau berpengalaman sudah lebih dari lima belas tahun di lapangan dalam melakukan Survei Hidro Oseanografi untuk perencanaan pengamanan pantai, pelabuhan, pemecah ombak, pemetaan teresterial untuk analisis kesesuaian lahan, tata ruang dan risiko bencana. Dalam hal meneliti, beliau berpengalaman antara lain dalam Pemodelan Hidro Oseanografi untuk kegiatan AMDAL di pesisir, penyusunan persetujuan kesesuaian kegiatan pemanfaatan ruang laut (PKKPRL), Survei Identifikasi dan Desain (SID), Detail Engineering Design (DED) untuk perencanaan bangunan pantai. Beliau sering terlibat dalam organisasi pemerintah sebagai Tim Teknis Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil (RZWP3K) dan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan sebagai tenaga konsultan di beberapa perusahaan swasta dan BUMN untuk Survei Perencanaan Pembangunan di Kawasan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil.
Admin
Miguel Kalesaran, S.Si
Miguel adalah seorang lulusan dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam di Universitas Sam Ratulangi Manado Jurusan Matematika
